BPBD Luwu Sosialisasikan Penanganan Darurat Bencana

  • Whatsapp

LUWU — Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan sosialisasi penanganan darurat bencana yang berlangsung di aula kantor Bappeda, Rabu (30/06/2021).

Sosialisasi ini guna meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana terutama untuk warga atau daerah yang sering terdampak bencana.

Bacaan Lainnya

Kepala Pelaksana BPBD Pemkab Luwu, Rahman Mandari dalam laporannya menyebutkan tujuan sosialisasi ini untuk memberikan acuan atau pemahaman bagi organisasi perangkat daerah terkait dengan kebencanaan, camat, serta lurah dan kepala desa yang terdampak bencana dalam penanganan tanggap darurat bencana.

“Kami mengharapkan dukungan dari Pemerintah Pusat melalui BNPB untuk dapat membantu kami dalam melaksanakan tugas-tugas kebencanaan,” ujar Rahman Mandari.

Ia menambahkan bahwa hingga saat ini penanganan kebencanaan khususnya pada saat tanggap darurat masih belum optimal, hal ini disebabkan sarana dan prasarana yang ada masih sangat terbatas, hal ini terkait keterbatasan anggaran pendapatan dan belanja daerah.

“Kiranya kegiatan ini akan dirangkaikan dengan peninjauan lapangan wilayah rawan bencana, namun dikarena pandemi Covid-19 yang menghambat kedatangan Bapak Budhi Erwanto, sehingga ini akan diagendakan kembali,” uangkapnya.

Hadir secara virtual melalui Zoom Meeting sebagai narasumber pada sosialisasi ini yakni Direktur Dukungan Infrastruktur Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia, Budhi Erwanto.

Menurutnya terdapat siklus dalam penanggulangan bencana berdasarkan UU No. Tahun 2007 yang harus diperhatikan yaitu pra bencana, keadaan darurat, dan pasca bencana.

“Prinsip dasar penyelenggaraan penanggulangan bencana harus dilakukan dengan cepat dan tepat yang mengutamakan penyelamatan jiwa manusia dan mencegah meluasnya dampak bencana,” paparnya.

Ia juga menambahkan bahwa dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana juga dilaksanakan secara transparan, akuntabel, berdaya guna dan hasil guna, partisipasi aktif, serta non diskriminatif dan non proletisi.

Adapun peserta yang hadir dalam sosialisasi ini ialah Kepala OPD terkait, Camat, Lurah, Kapolsek, Danramil, Kepala Desa, dan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana, Palang Merah Indonesia, dan MDMC/Muhammadiyah Luwu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *