oleh

Pagar Kantor Lurah Sampoddo Diduga Terbangun di Lahan Warga, Buktinya Sertifikat

-METRO-659 views

PALOPO — Bangunan pagar kantor Lurah Sampoddo, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo diduga berada diatas lahan milik warga yakni, Herman Layadi yang kerap disapa Daeng Mangun, hal tersebut dibuktikan oleh sertifikat tanah.

” Saya punya bukti sertifikat tanah didalam sudah jelas luasannya 938 meter, bahkan sebelum pagar kantor Lurah dibangun, kami sempat sampaikan pada Lurah Sampoddo untuk tidak membangun karena lokasi tersebut adalah lokasi milik saya namun faktanya tetap dibangun, Jelas kok, batas kantor Lurah dan lahan saya adalah Prasasti,” Terang Daeng Mangun.

Senada dengan itu, Rudi Rasyid rekan dari pemilik lahan (Daeng Mangun Red) yang turut mendampingi membenarkan, bahwa sebelum pagar kantor Lurah dibangun, bukti Sertifikat tanah telah diperlihatkan pada Lurah Sampoddo sebagai tanda bahwa pagar yang akan dibangun masuk dalam lokasi milik Daeng Mangun.

Bahkan menurutnya, sesuai petunjuk awal dari konsultan pagar tersebut, titik nol bangunan pagar adalah prasasti namun faktanya tidak.

” Masalah ini juga telah dilaporkan oleh pemilik lahan pada aparat penegak hukum yakni, ke Kepolisian,” Ujar Rudi Rasyid.

Sementara itu, Lurah Sampoddo, Muslimin saat dikonfirmasi membantah jika bangunan pagar Kantor Lurah masuk di dalam lokasi milik warga (Daeng Mangun).

” Memang sebelum dibangun, Daeng Mangun dan rekannya datang menegur untuk jangan membangun pagar dilokasi tersebut karena menurutnya itu adalah lahannya, bahkan sempat memperlihatkan Sertifikat, tapi kan kami juga punya bukti surat pernyataan jual beli yang saat ini telah ada di Pertanahan,” Bebernya.

Dikatakannya, masalah ini juga telah ditangani oleh Asisten 1 Pemkot Palopo,” jadi untuk lebih jelasnya silahkan ki konfirmasi ke pak Asisten 1 karena beliau sekarang yang tangani,” Ucapnya. (Has)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga