Zaenal Abidin Ajak Peserta Pelatihan Untuk Meningkatkan Softskill

BULUKUMBA — Minat berwirausaha pemuda Indonesia saat ini masih relatif rendah. Hal itu disampaikan oleh Zaenal Abidin, Pendamping Mandiri Kewirausahaan dari Lembaga Pelatihan Kerja dan Pengembangan Kewirausahaan “Panrita Cipta Usaha” Bulukumba.

Ia mengatakan, agar menjadi negara dengan perekonomian yang kuat, Indonesia setidaknya membutuhkan jumlah wirausaha mencapai 4 persen dari total penduduk. Padahal, hingga saat ini jumlah wirausaha di Indonesia masih mencapai 2 persen.

“Jika mengacu standar Bank Dunia, setidaknya Indonesia membutuhkan jumlah wirausaha mencapai 4 persen dari total penduduk sementara saat ini pekerja kategori wirausaha baru 2 persen,” kata Zaenal Abidin saat memberikan materi soft skill di hadapan peserta pelatihan Balai Latihan Kerja Bulukumba, Rabu (10/03/2021).

Menurut Zaenal, Orientasi menjadi pekerja di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau pegawai negeri sipil (PNS) menjadi penyebab rendahnya minat menjadi wirausaha. Padahal ada profesi lagi yang cukup menjanjikan jika digeluti secara maksimal yaitu jadi wirausahawan muda.

Karena itu ia mendorong, pemuda yang saat ini lagi menimba keterampilan di Balai Latihan Kerja Bulukumba memanfaatkan kesempatan ini semaksimal mungkin. Karena skill yang dimiliki jadi modal besar untuk membangun usaha pasca pelatihan.

Pada kesempatan ini, Zaenal mencoba menggugah kesadaran peserta pelatihan untuk menumbuhkembangkan semangat wirausaha. Diantaranya dengan mengajak peserta membuat studi kelayakan sebuah usaha, mengklasifikasi jenis-jenis usaha serta menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi kesuksesan sebuah usaha.

Di sisi lain, Zaenal juga menyoroti lulusan sarjana setiap tahun membanjiri persaingan di bursa kerja hampir di seluruh sektor yang ada. Namun terbatasnya lapangan kerja membuat banyak sarjana gigit jari karena tersingkir dari persaingan dalam mencari pekerjaan.

“Saatnya merubah pola pikir untuk tidak lagi berorientasi atau bercita-cita pada profesi PNS atau karyawan BUMN dan Perusahaan. Ciptakan peluang kerja dengan membangun jiwa enterpreneurship (wirausaha).Potensi harus digerakkan dengan membangun semangat berwirausaha,ā€¯katanya. (Alfian Salassa)

Komentar